Menggunakan Feed Reader untuk pengelolaan informasi yang anda terima dari Internet ternyata cukup mudah. Ya, di artikel ini anda akan mengetahui bagaimana menggunakan feed reader. Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan saya beberapa hari yang lalu.

Kali ini saya akan memaparkan bagaimana cara menggunakan Feed Reader yang saya sebutkan pada tulisan sebelumnya. Seperti yang kita ketahui bahwa Feed Reader itu mempunyai jenis yang cukup banyak, tapi saya hanya memberikan daftar Feed Reader yang berbasis Web dan Desktop. Oleh karena itu, artikel ini akan saya mulai dengan membahas cara penggunaan Feed Reader berbasis Web terlebih dahulu, dan kemudian membahas yang berbasis Desktopnya.

Web-based Feed Reader

Disini saya akan memaparkan bagaimana cara menggunakan Google Reader. Kenapa hanya Google Reader? Karena menurut saya, sejauh ini hanya Google Reader-lah yang menjadi Feed Reader berbasis web terbaik saat ini.

Sebelum kita mulai, anda harus memiliki Akun Google terlebih dahulu. Saya berasumsi bahwa anda-anda sekalian sudah terbiasa dengan registrasi di dunia maya, jadi saya tidak akan memaparkan bagaimana cara registrasi akun Google di sini. Ingat, satu akun Google bisa digunakan untuk layanan-layanan Google lainnya selain Google Reader. Jadi tak ada ruginya pren, gratis pula.

  1. Buka Google Reader

    Screenshot : Tampilan awal Google Reader

    Pertama silahkan memasukkan alamat Google Reader di address bar browser anda, alamatnya di http://www.google.com/reader. Dan kemudian login terlebih dahulu, jika anda sudah login silahkan lanjutkan ke langkah kedua.

  2. Cari Web Feed situs favorit anda

    Langkah selanjutnya adalah mengecek apakah situs-situs favorit anda sudah mempunyai layanan Web Feed. Pada tulisan sebelumnya saya sudah memaparkan bahwa istilah Web Feed juga dikenal dengan RSS Feed, News Feed. Secara umum, untuk mengetahui apakah sebuah situs mempunyai layanan Web Feed yang anda perlukan hanyalah mencari logo RSS pada situs tersebut. Berikut variasi dari logo RSS dalam bentuk ikon:

    Gambar : Beragam Varian ikon RSS

    Ikon-ikon RSS hari ini mempunyai kreasi-kreasi yang beragam, tapi saya yakin anda bisa mengenalinya karena memang logo RSS ini mempunyai karakteristik yang cukup kuat dan sudah banyak digunakan sebagai ikon Web Feed di dunia Internet. Jikalau anda tidak menemukan ikon/logo RSS pada sebuah website, cobalah cari text RSS atau Feed. Dan jika anda juga tidak menemukan teks tersebut, maka kemungkinan besar bahwa situs tersebut belum mempunyai layanan Web Feed.

    Nah sekarang anggaplah saya akan berlangganan (subscribe) update konten dari situs-situs berikut ini:

    1. fajar.co.idScreenshot : Link Feed Harian Fajar
    2. belajarwebdesign.comScreenshot : Ikon Feed belajarwebdesign.com
    3. w3function.comScreenshot : Ikon Feed w3function.com
    4. smashingmagazine.comScreenshot : Ikon Feed smashingmagazine.com
  3. Berlangganan dengan tombol Subscribe

    Sebagai contoh awal, saya akan berlangganan feed dari belajarwebdesign.com. Klik kanan pada ikon RSS di situs belajarwebdesign.com, kemudian klik Copy Link Location / Salin Alamat Tautan. Dan kembali ke tab/window Google Reader anda dan tekan tombol Subscribe. Kemudian Paste link yang tadi pada form, lihat gambar.

    Screenshot : Tombol Subscribe di Google Reader

    Setelah itu tekan tombol Add, dan tunggu beberapa detik dan Feed dari belajarwebdesign.com sudah hadir di daftar Feed anda. Saya akan mengulangi langkah ini untuk memasukkan situs lainnya ke dalam Google Reader. Setelah selesai, maka tampilan Home Google Reader saya akan seperti gambar dibawah ini.

    Screenshot : Tampilan Google Reader setelah berlangganan (Subscribing)

  4. Cuma 3 Langkah!

    Selanjutnya yang perlu anda lakukan di kemudian hari adalah mengakses Google Reader untuk mengetahui apakah ada update terbaru dari Web Feed situs-situs favorit anda dan kemudian klik link menuju situs tersebut. Cukup mudah kan!

Desktop-based Feed Reader

Pada bagian ini, saya akan memaparkan cara menggunakan FeedDemon. Kenapa FeedDemon? Karena menurut saya hanya Feed Reader inilah yang paling mudah untuk digunakan. Alasan lainnya adalah karena saya dan kebanyakan pengguna komputer lainnya (di Indonesia :p) menggunakan Windows untuk sistem operasinya. Untuk teman-teman pengguna Mac atau Linux anda bisa menggunakan RSSOwl atau Blogbridge.

  1. Download & Install FeedDemon

    Screenshot : Instalasi FeedDemon

    Pertama-tama anda harus download FeedDemon dan kemudian menginstall-nya di komputer anda (Laptop, PC, dll).

  2. Run FeedDemon

    Screenshot : Instalasi FeedDemon selesai

    Selanjutnya adalah menjalankan FeedDemon, saya rasa tak perlu untuk memberitahu anda bagaimana cara menjalankan program di Windows :p. Untuk pertama kalinya menjalankan program ini, anda akan mendapatkan Wizard dari FeedDemon.

  3. Sinkronisasi dengan Google Reader

    Screenshot : Pilihan sinkronisasi FeedDemon dengan Google Reader

    Setelah menekan Next pada Wizard awal, anda akan mendapatkan form untuk sinkronisasi dengan Google Reader. Hak anda untuk memilih pilihan yang untuk menyinkronkan atau tidak.

    Keuntungan dari sinkronisasi dengan Google Reader adalah dimanapun anda menambahkan Feed (baik Google Reader ataupun FeedDemon), maka Feed tersebut bisa di akses pada kedua media tersebut. Jadi pada tutorial ini, saya akan menggunakan sinkronisasi untuk Feed.

  4. Masukkan informasi akun Google Reader

    Screenshot : Input informasi akun Google

    Setelah memilih Yes dan menekan tombol Next, pop-up window form akun Google akan muncul. Saya akan memasukkan informasi akun Google saya dan centang Remember my Login agar FeedDemon mengingat informasi akun saya untuk melakukan sinkronisasi. Setelah itu, saya akan menekan tombol Ok.

    Screenshot : Impor Langganan (Import Subscription)

    Selanjutnya akan muncul form untuk penambahan Subscriptions (langganan feed) dan saya memilih No, karena saya sudah mempunyai beberapa Subscription dari Google Reader. Tekan Next, dan kemudian Wizard telah selesai.

    Screenshot : Sinkronisasi FeedDemon dengan Google Reader Sukses

  5. Mengenal interface FeedDemon

    Screenshot : Interface FeedDemon

    Berikut keterangan dari gambar Interface dari FeedDemon :

    1. Menu bar

      Berisi daftar menu-menu penting dalam mengoperasikan FeedDemon seperti File, Edit, View, Browse, dan lain-lain.

    2. Feed bar

      Berisi daftar menu-menu untuk Feed anda seperti Subscription, Unread Articles, Tags, Starred Item, dan lain-lain.

    3. Built-in Browser

      Tampilan utama dari FeedDemon, karena disini lah anda membaca Feed anda. Saya menyebutnya Built-in Browser karena dapat menggunakannya sebagai browser dalam menjelajahi situs langganan anda.

  6. Cari Web Feed situs favorit anda

    Saya akan menambahkan 2 langganan Feed sebagai contoh untuk anda. Dan 2 situs yang akan saya tambahkan adalah sebagai berikut :

    1. kompas.comScreenshot : Ikon Feed Harian Kompas
    2. malesbanget.comScreenshot : Ikon Feed malesbanget.com

    Coba perhatikan Feed pada situs Kompas, Feed yang ditawarkan cukup beragam. Kita dapat memilih Feed dari kategori berita dari Kompas seperti Kompas Bola, Kompas Tekno, Kompas Otomotif, dan lain-lain. Memang sebagian besar situs-situs yang mempunyai informasi yang cukup banyak seperti situs media massa, akan memanjakan pengunjungnya dengan memecah Feed-nya menjadi kategori-kategori tertentu. Saya akan berlangganan Feed dari Kompas Tekno, supaya “gak ketinggalan jaman cyin”.

  7. Berlangganan dengan CTRL + N

    Screenshot : Tombol Subscribe FeedDemon

    Untuk menambahkan atau berlangganan Feed di FeedDemon cukup mudah. Anda tinggal menekan tombol Subscribe (Shortcut: CTRL + N) pada menubar FeedDemon.

    Screenshot : Input link feed ke FeedDemon

    Setelah menekan tombol Subscribe, maka akan muncul (Pop-up) form untuk memasukkan link Feed. Untuk contoh pertama, saya akan memasukkan link Feed dari Kompas Tekno kemudian menekan tombol Next.

    Screenshot : Ubah judul Feed

    Anda akan menunggu beberapa detik karena FeedDemon sedang mengecek apakah link Feed dari anda valid atau tidak, kemudian akan muncul form untuk menamakan Feed yang baru saja ditambahkan. Saya memutuskan untuk tidak merubah nama Feed dari Kompas Tekno, jadi saya cukup menekan Next dan kemudian Finish.

    Berlangganan (Subscribe) Feed dari Kompas Tekno selesai. Saya akan mengulangi langkah tersebut untuk Feed dari malesbanget.com. Setelah menambahkan Feed terakhir, maka tampilan FeedDemon saya akan seperti ini.

    Screenshot : Tampilan FeedDemon setelah berlangganan (Subscribing)

  8. Membaca Feed

    Screenshot : Tanda panah untuk membaca Feed

    Cara membaca Feed di FeedDemon cukup mudah, anda tinggal klik Judul dari sebuah artikel atau menekan tombol panah yang berada sebelum Judul. Setelah anda klik Judul tersebut, jika Feed tersebut merupakan full artikel maka anda bisa membacanya langsung. Jika Feed tersebut hanya merupakan rangkuman artikel maka anda harus menunggu sejenak, karena built-in browser FeedDemon akan membawa anda ke website tersebut.

    Screenshot : Tampilan Built-in Browser

    Jika anda lebih menyukai mengunjungi situs melalui browser anda dibanding built-in browser bawaan FeedDemon, anda cukup melakukan klik kanan, pilih Copy Shortcut, kemudian Paste link tersebut di browser anda. Jika anda menginginkan hal tersebut secara kontinyu, anda cukup mengatur settingan dari FeedDemon. Caranya pilih Tools -> Options -> FeedDemon Options. Kemudian centang di Open external links in default browser instead FeedDemon. Tekan OK dan selesai.

    Screenshot : Setting membuka link ke Browser

Penutup

Setelah membaca artikel ini saya harap anda-anda sekalian mampu menggunakan Feed Reader yang dapat membantu anda dalam mengakses informasi-informasi yang terdapat di Internet.

Jika ada tanggapan, kritik, saran, maupun pertanyaan tentang artikel ini, silahkan meninggalkan komentar anda. Silahkan menginput email anda pada form di bawah ini untuk menerima update jurnal terbaru dari saya. :)

Spread the Word

  • tutorial bagus…no… dan akhirnya saya terbujuk untuk menggunakannya juga…. he3x

    • Terima kasih cika’ :)

      Mari manfaatkan teknologi untuk membuat majalah sendiri, hahahahahah LOL
      Cheers ;)